Sunday, December 20, 2015

sajak : Engkau

https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=6350621372319428354#editor/target=post;postID=8320677887104842288


"Engkau"

Engkau maha indah..
Engkau maha mulia..
Engkau maha perkasa..

Tidak ada yang tidak engkau bisa..
Tidak ada yang tidak mungkin jika kau bertahta..
Diri ini hina dina..
Zahir ini tiada daya dan upaya..
Mencintaimu hampir selalu tak mampu sempurna..
Tak jarang khilafpun selalu datang meraja..

Jangan biarkan cinta fana ku merusak ridho mu..
Jangan biarkan asa ku mengecil pada mu..
Harap dan pinta ku hanya satu..
Aku tak mau kehilangan mu wahai Rabb ku..


                                                         -syarif alfarisi-

sajak : Risau

https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=6350621372319428354#editor/target=post;postID=7908718282988013376
 Risau..

Ketika cinta ku katakan dengan mudah
Namun nyatanya tak semudah cinta yang semestinya..
Ketika cinta ku rasakan begitu indah
Namun tak seindah cinta yang semestinya..

Kadang bertahta merajaimu
Namun serba salah setengah merapuh
Mendapatkan namun tak memiliki
Ku tunggu hingga waktu yang mengakhiri

Bagaimana jika ku menyerah
Kemanakah engkau kan melangkah
Bagaimana bila ku bertahta
Akankah semua kan tercipta..
  
                                                              -syarif alfarisi-

Ayat Suci Al-qur'an Di Dalam Kromosom Manusia

https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=6350621372319428354#editor/target=post;postID=794607858952949369

Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University . Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya.
Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.

 

Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat “Fussilat” ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada.
 

Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: “…Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq…”
 

Yang artinya; “Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran”.
 

 Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata “ayatinaa” yang memiliki makna “Ayat Allah”, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil-hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).
 

 Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama “Bismillahir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq”; “bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan” . Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
 

Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: “Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.
 
 


Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.
 

Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan “Semoga penerbitan buku saya “Alquran dan Genetik”, semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial.
 

Subhanallah, Allahu Akbar !!

Saturday, December 19, 2015

Sepatah Manfaat

Hal yang paling dekat adalah "kematian"
Hal yang paling jauh adalah masa lalu
Hal yang paling berat adalah amanah
Hal yang paling ringan adalah menunda shalat
Hal yang paling tajam adalah lidah

Mendekatlah lebih dekat
Selangkah kita mendekat
seribu langkah "dia" berlari

Jika hati sejernih air, jangan biarkan ia keruh
Jika hati seputih awan, jangan biarkan ia mendung
Jika hati secerah bulan, hiasilah ia dengan iman

Iman adalah pembimbing, amal adalah penyetir
Jiwa adalah orang yang kebingungan
Jika sopir lemah maka ia akan tersesat
Jika pembimbing lemah maka ia akan mogok
Jika bergabung, maka istiqomahlah dia


Allah Memberi Apa Yang Kita Butuhkan, Bukan Yang Kita Inginkan


https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=6350621372319428354#editor/target=post;postID=8518207666353736275

Ku minta kepada Allah setangkai bunga segar, tapi ia malah memberi kaktus berduri..
Ku minta kepada Allah seekor binatang yang mungil nan cantik, tapi ia malah memberi aku ulat yang berbulu,, aku sedih dan kecewa bahkan protes, "betapa tidak adilnya ini"..

"Namun kemudian tanpa ku sadari kaktus itu berbunga indah bahkan sangat indah dan ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang sangat cantik".

Itulah rencana Allah SWT,, Allah tidak memberi apa-apa yang kita harapkan tetapi memberi apa yang kita butuhkan. kadang kita sedih, kecewa, terluka, tapi jauh di atas segalanya itu ia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita. 

Dan ketika ada masalah janganlah berkata "Wahai Allah, Masalahku sangatlah Besar!!" tapi katakanlah "Wahai Masalah!!! Allah Itu Maha Besar!!!!"yakin saja sama Allah karena setiap masalah Insya Allah dapat diselesaikan jika kita yakin dan percaya kepada kuasa Allah SWT.

Dan syukurilah apa yang kita punya.Jangan menunggu bahagia baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka kita akan bahagia..

" Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."  (QS. Al-Baqarah:216)

Sepasang Suami Istri Yahudi Bermimpi Rasulullah SAW

https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=6350621372319428354#editor/target=post;postID=2385415925659676648;onPublishedMenu=posts;onClosedMenu=posts;postNum=0;src=link

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,,

Saudaraku yang kumuliakan, siapapun bisa bermimpi Rasul saw, bahkan non muslim pun ada yang bermimpi Rasul saw, sebagaimana diriwayatkan dalam maulid syaraful anam, seorang yahudi bertetangga dengan orang muslim yang merayakan maulid, maka ia bermimpi hadir di acara itu dan melihat orang yang wajahnya terang benderang dan indah, ia berkata kepada orang disekitarnya :

Yahudi : "siapakah orang tampan itu?"

Dijawab : "ia adalah Nabi Muhammad SAW"

Yahudi : "apakah jika saya menyapanya ia mau menyapa saya?"

Dijawab : "ia adalah manusia yang paling ramah dan selalu membalas sapaan orang lain"

Yahudi : "apakah jika saya bukan muslim ia mau menjawab sapaan saya?"

Dijawab : "ia menjawab semua yang menyapanya"

Maka Yahudi itu berkata : "Wahai Muhammad"

Rasul saw menjawab : "Labbaiki"

Wanita Yahudi itu berkata : "Kenapa engkau menjawab Labbaik padaku (Labbaik adalah jawaban penghormatan dari yang dipanggil), padahal kau tahu aku bukan muslim?"

Rasul saw menjawab : "aku tidak mengucap Labbaik kecuali aku tahu kau akan mendapat hidayah"

Wanita yahudi masuk islam ditangan Rasul saw dalam mimpinya, dan ia janji akan membuat perayaan maulid untuk Nabi saw. esoknya ia bangun dari tidurnya, dan ia ingat bahwa ia sudah masuk islam semalam dan ia tetap ingin meneruskan imannya itu, dan ia menjadi lebih bingung karena sudah berniat membuat perayaan maulid, bagaimana dengan suaminya yang masih beragama yahudi??

maka ia bangun dipagi itu ia melihat suaminya sedang berkemas dan beres-beres dirumahnya,

istri bertanya : "suamiku, kau mau apa?"

suami : "aku mau buat perayaan maulid"

istri : "Maulid…??, apakah kau sudah masuk islam..??"

suami : "aku masuk islam ditangan Rasul saw semalam dalam mimpi sesudahmu..!"

Saudaraku, ini suami istri yahudi, bertetangga dengan muslim, bertemu Rasul saw dalam mimpi dan masuk islam..

Kalau yahudi saja bisa, bagaimana kita tidak..??

Bagaimana caranya?, mudah saja, banyak shalawat dan doa yang diajarkan para ulama kita untuk berjumpa dengan Rasul saw dalam tidur, namun saya ajarkan yang paling cepat membuat anda jumpa dengan Rasul saw, perbanyaklah amal sunnah beliau saw, cintailah beliau saw, rindukanlah beliau saw, bayangkan betapa indahnya beliau saw dan betapa ramahnya.

Lalu saat anda tidur usahakanlah terus merindukan jumpa dengan beliau saw, biarkan tetesan airmata anda membasahi pipi saat tidur, sambil mengucap salam pada beliau saw : Assalamualaika Ayyuhannabiyyu warahmatullah wabarakatuh, teruslah ulang-ulang kalimat ini sambil menuju terlelap.

Insya Allah kurang dari satu bulan anda sudah melihat bayangan beliau saw dan atau berjumpa dengan beliau Rasulullah saw.

Demikian saudaraku yang kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dengan segala cita cita.

Wallahu a'lam

Oleh : Habib Munzir Al-Musawa

Friday, December 18, 2015

8 Hal Agar Menghafal AL-QUR’AN Terasa Nikmat

https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=6350621372319428354#editor/target=post;postID=4309859577614761575;onPublishedMenu=draftposts;onClosedMenu=draftposts;postNum=0;src=link

Berikut ini adalah 8 hal yang insya Allah membuat kita merasa nikmat menghafal Al-Qur’an :

Tips ini kami dapatkan dari ust.Deden Makhyaruddin yang menghafal 30 juz dalam 19 hari (setoran) dan 56 hari untuk melancarkan.Tapi uniknya, beliau mengajak kita untuk berlama-lama dalam menghafal. Pernah beliau menerima telepon dari seseorang yang ingin memondokkan anaknya di pesantren beliau.

“ustadz.. menghafal di tempat antum itu berapa lama untuk bisa khatam??”

“SEUMUR HIDUP” jawab ust.Deden dengan santai.

Meski bingung, Ibu itu tanya lagi “targetnya ustadz??”

“targetnya KHUSNUL KHOTIMAH, MATI DALAM KEADAAN PUNYA HAFALAN” jawab ust.Deden.

“Mmm.. kalo pencapaiannya ustadz??” Ibu itu terus bertanya.

“pencapaiannya adalah DEKAT DENGAN ALLAH” kata ust.Deden.

Menggelitik, tapi sarat makna. Prinsip beliau “CEPAT HAFAL itu datangnya dari ALLAH, INGIN CEPAT HAFAL (bisa jadi) datangnya dari hawa nafsu dan syaithan”…

(Sebelum membaca lebih jauh, saya harap anda punya komitmen terlebih dahulu untuk meluangkan waktu 1 jam per hari khusus untuk al-qur’an. Kapanpun itu, yg penting durasi 1 jam)

Mau tahu lebih lanjut, yuk kita pelajari 8 prinsip dari beliau beserta sedikit penjelasan dari saya.

1. MENGHAFAL TIDAK HARUS HAFAL

Allah memberi kemampuan menghafal dan mengingat yang berbeda-beda pada setiap orang.

Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat, guru dari Hafs -yang mana bacaan kita merujuk pada riwayatnya- yaitu Imam Asim menghafal Al-Quran dalam kurun waktu 20 tahun.

Target menghafal kita bukanlah ‘ujung ayat’ tapi bagaimana kita menghabiskan waktu (durasi) yg sudah kita agendakan HANYA untuk menghafal.

2. BUKAN UNTUK DIBURU-BURU, BUKAN UNTUK DITUNDA-TUNDA

Kalau kita sudah menetapkan durasi, bahwa dari jam 6 sampe jam 7 adalah WAKTU KHUSUS untuk menghafal misalnya,

Maka berapapun ayat yang dapat kita hafal tidak jadi masalah.

Jangan buru-buru pindah ke ayat ke-2 jika ayat pertama belum benar-benar kita hafal.

Nikmati saja saat-saat ini.. saat-saat dimana kita bercengkrama dengan Allah.

1 jam lho.. untuk urusan duniawi 8 jam betah, hehe.

Toh 1 huruf 10 pahala bukan??

So jangan buru-buru…
Tapi ingat!

Juga bukan untuk di tunda-tunda.. habiskan saja durasi menghafal secara ‘PAS’

3. MENGHAFAL BUKAN UNTUK KHATAM, TAPI UNTUK SETIA BERSAMA AL-QUR’AN.

Kondisi HATI yang tepat dalam menghafal adalah BERSYUKUR bukan BERSABAR.

Tapi kita sering mendengar kalimat “menghafal emang kudu sabar”, ya kan??

Sebenarnya gak salah, hanya kurang pas saja.

Kesannya ayat-ayat itu adalah sekarung batu di punggung kita, yang cepat-cepat kita pindahkan agar segera terbebas dari beban (hatam).

Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Al-Qur’an diturunkan BUKAN SEBAGAI BEBAN.

Untuk apa khatam jika tidak pernah diulang??

Setialah bersama Al-Qur’an.

4. SENANG DIRINDUKAN AYAT

Ayat-ayat yang sudah kita baca berulang-ulang namun belum juga nyantol di memory, tu ayat sebenarnya lagi kangen sama kita.

Maka katakanlah pada ayat tersebut “I miss you too…” hehe.

Coba dibaca arti dan tafsirnya… bisa jadi tu ayat adalah ‘jawaban’ dari ‘pertanyaan’ kita.

Jangan buru-buru suntuk dan sumpek ketika gak hafal-hafal, senanglah jadi orang yang dirindukan ayat..

5. MENGHAFAL SESUAP-SESUAP

Nikmatnya suatu makanan itu terasa ketika kita sedang memakannya, bukan sebelum makan bukan pula setelahnya.

Nikmatnya menghafal adalah ketika membaca berulang-ulang.

Dan besarnya suapan juga harus pas di volume mulut kita agar makan terasa nikmat.

Makan pake sendok teh gak nikmat karena terlalu sedikit, makan pake sendok nasi (centong) bikin muntah karena terlalu banyak.

Menghafalpun demikian.

Jika “amma yatasa alun” terlalu panjang, maka cukuplah “amma” diulang-ulang, jika terlalu pendek maka lanjutkanlah sampai “anin nabail adzim” kemudian diulang-ulang.

Sesuaikan dengan kemampuan ‘mengunyah’ masing-masing anda.

6. FOKUS PADA PERBEDAAN, ABAIKAN PERSAMAAN“

Fabi ayyi alaa’i rabbikuma tukadz dziban” jika kita hafal 1 ayat ini, 1 saja! maka sebenarnya kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yg ada di surat Ar-Rahman.

Sudah hampir separuh surat kita hafal.

Maka ayat ini dihafal satu kali saja, fokuslah pada ayat sesudahnya dan sebelumnya yang merangkai ayat tersebut.

7. MENGUTAMAKAN DURASI

Seperti yang dijelaskan di atas, komitmenlah pada DURASI bukan pada jumlah ayat yang akan dihafal.

Ibarat argo taxi, keadaan macet ataupun di tol dia berjalan dengan tempo yang tetap.

Serahkan 1 jam kita pada Allah.. syukur-syukur bisa lebih dari 1 jam.

1 jam itu gak sampe 5 persen dari total waktu kita dalam sehari…!!!
5 persen untuk al-qur’an

8. PASTIKAN AYATNYA BERTAJWID

Cari guru yang bisa mengoreksi bacaan kita.

Bacaan tidak bertajwid yg ‘terlanjur’ kita hafal akan sulit dirubah/diperbaiki di kemudian hari (setelah kita tahu hukum bacaan yang sebenarnya).

Jangan dibiasakan otodidak untuk Al-Qur’an… dalam hal apapun yg berkaitan dengan Al-Qur’an; membaca, mempelajari, mentadabburi, apalagi mengambil hukum dari Al-Quran.

*NB: setiap point dari 1 – 8 saling terkait…

"Semoga bermanfaat, niat kami hanya ingin berbagi..
Mungkin ini bisa jadi solusi bagi teman-teman yang merasa tertekan, bosan, bahkan capek dalam menghafal"

Kami yakin ada yg tidak setuju dengan uraian di atas, pro-kontra hal yg wajar karena setiap kepala punya pikiran dan setiap hati punya perasaan.

Oh ya, bagi penghafal pemula jangan lama-lama berkutat dalam mencari-cari metode menghafal yang cocok dan pas, dewasa ini banyak buku ataupun modul tentang menghafal Al-Qur’an dengan beragam judulnya yang marketable.

Percayalah..
1 metode itu untuk 1 orang, si A cocok dengan metode X, belum tentu demikian dengan si B, karena si B cocok dengan metode Y.

Dan yakini sepenuhnya dalam hati bahwa menghafal itu PENELADANAN PADA SUNNAH NABI BUKAN PENERAPAN PADA SUATU METODE.

Satu lagi.. seringkali teman kita menakut-nakuti “jangan ngafal.. awas lho, kalo lupa dosa besar”.. hey, yg dosa itu MELUPAKAN, bukan LUPA.

Imam masjidil Harom pernah lupa sehingga dia salah ketika membaca ayat, apakah dia berdosa besar???

Oke ya…
Semoga kita masuk jannah dengan jalan menghafal Al-Qur’an. Amiin…selamat menghafal.

(Catatan dari Kajian Indahnya hidup dengan Menghafal dan Mentadabburi Al Quran bersama Ustadz Bachtiar Natsir dan Ustadz Deden Mukhyaruddin di Masjid Al Falah; 7/6/'15) - bersama Ustadzuna Alfan Syulukh, S.Psi., Al Hafidz.